Daftar Cara Untuk Mempercepat WordPress Untuk Meningkatkan SEO

Mempercepat WordPress
Mempercepat WordPress, src: winningwp.com

Semakin berkembangnya teknologi informasi tentu memiliki efek positif yaitu membuat semua pekerja menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Namun, ternyata dampak negatifnya juga, yaitu orang-orang menjadi kurang sabar dalam berbagai hal, salah satu contohnya adalah ketika membuka halaman website, oleh karena itu anda mesti tahu cara mempercepat website khususnya mepercepat wordpress.

Tentu efek negatif ini adalah akibat dari segala pekerjaan yang dibantu oleh teknologi sehingga menjadi lebih cepat. Namun dengan adanya efek negatif ini, pemilik website mesti mempelajari lebih lanjut untuk membuaat websitenya menjadi lebih cepat.

Maka dengan kata lain efek negatif ini mengakibatkan efek positif ke orang lain yaitu pemilik website. Karena jika tidak adanya masalah maka tidak akan berkembang pengetahuan kita. Dengan begitu anggap saja ini adalah sebuah cobaan untuk meningkatkan skill dalam dunia website.

Baca juga : Apa Itu AMP dan Apa Manfaatnya Untuk Website

Dengan membuat website anda berjalan lebih cepat ternyata tidak hanya berpengaruh pada penggunanya saja, namun ada pengaruhnya juga pada optimalisasi website atau biasa disebut dengan SEO. Karena salah satu aspek untuk memiliki hasil SEO yang bagus adalah dengan meningkatkan kecepatan website.

Dengan begitu bot mesin pencari akan menilai kecepatan website anda dengan nilai yang bagus yang akan menambah poin untuk rangking website pada hasil pencarian.

Pada artikel ini kami hanya akan membahas website yang menggunakan cms wordpress. Karena wordpress memiliki banyak keunggulan salah satunya adalah kemudahannya dalam mengoperasikan, mengatur performa website dan kemampuan website. Untuk pembahasa website yang umum mungkin nanti pada artikel yang lain.

Cara Mempercepat WordPress

Oke kita langsung saja bahas mengenai bagaimana cara untuk memepercepat wordpress.

Upgrade Versi PHP

Yang pertama adalah melakukan upgrade versi PHP. Biasanya hosting menetapkan versi php dengan default yaitu versi 5. Namun untuk meningkat kan kecepatan sebuah website anda perlu mengubahnya ke versi yang terbaru yaitu versi 7.

Karena menurut artikel FastHost banyak kelebihan yang akan anda dapatkan dengan melakukan upgrade dari versi 5 menuju versi 7. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kecepatan prosesnya.

Memasang Plugin Cache

Selanjutnya adalah dengan memasang plugin cache. Ketika mengakses sebuah website pasti ada cache yang tersimpan dalam browser. Cache tersebut disimpan untuk meringan kan resource yang diambil ke server untuk ditampilkan.

Namun biasanya cache tersebut hanya berjalan dengan sendirinya pada browser. Nah dengan memasang plugin ini anda bisa mengatur kerja dari cache sesuai dengan apa yang anda butuhkan untuk meminimalkan reource yang di request, sehingga pengguna hanya akan merequest resource yang dibutuhkan saja sehingga website akan lebih cepat saat diakses.

Baca juga : Pengertian Cache dan Manfaatnya untuk Website

Minify File (HTML, CSS, JS)

Selanjutnya adalah minify file, artinya adalah melakukan pengecilan ukuran file-file website dengan menyatukan baris kode file untuk mengurangi jumlah barisnya sehingga prosesnya akan lebih cepat.

Hal ini bisa dilakukan karena bahasa markup (html, css, js) di proses dengan cara baris per baris, sehingga semakin banyak baris maka semakin lama proses tampilannya. Dengan minify artinya menyatukan baris-baris kode tersebut sehingga lebih cepat untuk diproses.

Lazy Load
Lazy Load, src: kinsta.com

Menggunakan Lazy Load

Lazy load merupakan teknik untuk menampiklan konten halaman sepanjang layar perangkat, lalu konten setelahnya akan ditampilkan ketika melakukan scroll halaman tersebut.

Hal ini tentu akan mempercepat proses menampilkan website, karena proses pengambilan resource hanya sebatas layat perangkat saja, dan resource lain akan di ambil ketika melakukan scroll.

Perhatikan Ukuran Media

Media yang dimaksud disini seperti gambar, suara, dan video. Semakin besar ukuran media tersebut maka akan semakin lama pula website akan ditampilkan. Oleh karena itu anda perlu melakukan optimasi yaitu dengan mengecilkan ukuran media tersebut secara manual.

Namun anda juga bisa menggunakan plugin untuk mengecilkan ukuran media tersebut. Contohnya dengan mencari plugin image optimizer, sehingga media anda akan memiliki ukuran yang lebih kecil sehingga ringan untuk proses menampilkan website.

Baca juga : Faktor-Faktor Kecepatan Website

Menghapus Hal-Hal yang Tidak Dibutuhkan

Hal-hal yang tidak dibutuhkan disini adalah sampah yang sudah tidak digunakan. Ketika anda menghapus postingan atau halaman, ternyata wordpress masih menyimpannya di tempat sampah. Maka untuk lebih ringan saat berjalannya website maka hapuslah sampah tersebut.

Selain itu plugin ataupun tema yang tidak anda gunakan juga sebaiknya dihapus saja, disamping sudah tidak digunakan maka hanya ada sebagai sampah yang menambah website saat berjalan. Jadi lebih baik dihapus agar ringan.

Wordpress CDN
WordPress CDN, src: wpexplorer.com

Menggunakan CDN

CDN merupakan singkatan dari Content Delivery Network, jika anda menggunakan ini maka konten anda akan disimpan sementara di data center yang berdekatan dengan lokasi klien. Data inilah yang akan diambil oleh klien untuk ditampilkan diperangkatnya.

Hal ini akan membuat kinerja server anda menjadi lebih ringan, karena tidak banyak proses yang dilakukan karena sudah dibantu dengan adanya data center dari CDN.

Perhatikan Penggunaan Widget

Widget merupakan fitur yang anda tampilkan di halaman website. Fitur ini memungkinkan anda bisa menampilkan banyak hal seperti ringkasan postingan terbaru atau yang lainnya. Dan terkadang widget yang anda pada menggunakan banyak resource untuk kinerjanya.

Hal yang perlu anda perhatikan adalah penggunaan widget tersebut. Usahakan menggunakan widget dalam jumlah yang tidak banyak dan juga perhatikan cerepatan widget tersebut saat bekerja, jika berat maka gantilah dengan yang lebih ringan.

Demikian pembahasan tentang cara mempercepat website wordpress, semoga bermanfaat sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Leave a Comment