Tips Bagaimana Cara Membuat Landing Page Bisnis yang Efektif

Sebelum membahas tentang bagaimana cara membuat landing page yang efektif mari kita bahas sedikit tentang apa itu landing page. Landing page adalah halaman website yang di buat khusus untuk melakukan kegiatan marketing. Halaman inilah yang ditampilkan kepada pengguna tentang tawaran-tawaran produk atau jasa.

Landing page ini di desain khusus dengan menggunakan strategi marketing. Yang mana pada landing page ini penggunjung akan diarahkan baik dengan cara halus maupun dengan cara kasar untuk membeli atau mendaftarkan diri pada bisnis yang sedang di tawarkan.

Dengan memiliki tujuan yang besar, landing page perlu dibuat dengan baik. Karena dengan hal tersebut, pengguna akan langsung tertarik untuk membeli atau pun mendaftarkan diri pada produk atau jasa yang anda tawarkan.

Contoh Landing Page
Contoh Landing Page

Cara Membuat Landing Page

Berikut akan kami jelaskan mengenai tips-tips yang bisa membuat landing page website anda menjadi optimal dan efektif untuk pelanggan.

Header yang Menarik

Header adalah bagian dari landing page yang paling awal yang dilihat oleh pengguna saat membuka landing page anda. Maka perlu adanya perlakuan yang lebih khusus pada bagian header ini, khususnya pada Headline atau judul halaman.

Headline harus dibuat semenarik mungkin dan sebaik mungkin agar bisa mencuri minat dari pengunjung. Karena jika headline ini dibuat dengan mengggunakan kata asal-asalan maka akan dipastikan pengunjung akan pergi meninggalkan landing page anda tanpa melakukan transaksi.

Bayangkan saja, siapa orang yang mau membuang-buang waktu membaca halaman website yang memiliki headline yang buruk, pasti tidak akan ada. Maka dari itu dengan diawali membuat headline yang menarik akan membuat pengunjung tetap betahh dan membaca landing page anda.

Namun headline juga memiliki keterbatasan yaitu jumlah kata yang tidak banyak atau panjang kalimat. Disamping itu anda ingin menambahkan banyak kata untuk lebih meyakinkan pengunjung. Lalu bagaimanakah solusinya? Solusinya adalah menggunakan sub-headline.

Nah pada bagian sub-headline inilah anda bisa memasukkan banyak hal yang berisi ringkasan atau slogan pada produk yang anda tawarkan. Sehingga anda bisa gambaran yang lebih lengkap dari headline yang anda miliki.

Selain itu pada bagian header juga perlu ditambahkan tombol untuk melakukan aksi. Misalkan saja “Daftar Sekarang”, “Beli Sekarang” atau “Pilih Paket”. Dengan begitu jika ada pelanggan yang sudah percaya hanya dengan melihat bagian header, pengunjung sudah bisa langsung melakukan transaksi terhadap hal yang ditawarkan.

Berikut adalah contoh headline dan sub-headline yang baik :

Contoh Header Landing Page
Contoh Header Landing Page, src: mailchimp.com

Contoh Header Landing Page, src : mailchimp.com

Manajemen Konten

Maksud dari poin ini adalah pemilik usaha harus mengetahui apa saja yang perlu di masukkan pada landing page. Karena tidak semua konten cocok untuk dimasukkan dalam landing page.

Jika semua konten ditampilkan maka akan mengakibatkan isi landing page terlalu banyak dan membuat pengunjung bosan. Lebih fatal lagi jika terlalu banyak isi, landing page bisa loading lama dan akhirnya bisa mengurangi minat dari pengunjung.

Untuk lebih memudahkan pembaca memahami penjelasan dari sebuah produk atau jasa gunakanlah metode penjelasan detail dan per poin-poin. Karena menurut kami penjelasan seperti ini lebih memudahkan pembaca.

Baca juga : Pengertian Homepage Beserta Fungsinya pada Website

Sajikan Secara Informatif

Setelah melakukan manajemen konten dari landing page, tampilan juga sangat mempengaruhi minat dan ketertarikan dari pengunjung. Maka dari itu pemilik website perlu membuat landing page dengan desain yang menarik dan disajikan se-informatif mungkin.

Sehingga pengunjung bisa menikmati konten landing page dan berujung untuk melakukan transaksi. Seperti kata kebanyak orang, dari mata turun ke hati. Maka sajikanlah penjelasan pada landing page semenarik mungkin.

Ilustrasi atau Foto Menyakinkan

Selain sebagai pelengkap optimasi seo, gambar juga bisa menarik minat pengunjung. Karena jika landing page hanya berisi teks saja akan kurang untuk menarik minat, apalagi jika landing page untuk menawarkan suatu produk. Maka dengan memakai ilustrasi atau foto lah salah satu upaya untuk meyakinkan pengunjung website.

Ilusttasi atau foto tersebut harus lah menarik dan sesuai dengan apa yang ditawarkan. Dan jika berupa foto produk, usahakan menggunakan foto yang terbaru karena hal itu akan merepresentasikan pro duk tersebut.

Jika berupa jasa, maka anda bisa menggunakan foto anggota tim, terkadang hal ini juga mempengaruhi jalannya usaha jika diketahui orang yang mengerjakan jasa tersebut.

Tambahkan Testimoni atau Klien

Testimoni juga akan sangat berpengaruh untuk meningkatkan minat dari pengunjung website. Karena testimoni merupakan bukti langsung dari lapangan mengenai jasa atau produk yang anda tawarkan.

Meskipun bukan termasuk hal yang wajib, namun dalam beberapa kasus bisnis online, testimoni merupakan hal yang dibutuhkan oleh calon klien. Apalagi jika merek atau perusahaan anda belum dikenal oleh banyak orang, maka testimoni perlu untuk ditampilkan.

Selain testimoni, menampiklan daftar klien juga ikut serta dalam mempengaruhi minat dari pengunjung. Karena dengan adanya klien yang tergabung dengan anda, membuktikan bahwa jasa atau produk anda terpercaya.

Contoh Form Landing Page
Contoh Form Landing Page, src: hubspot.com

Sediakan Formulir

Yang terakhir adalah dengan menambahkan formulir. Karena dari tujuannya landing page memiliki 2 jenis yaitu -/lead generation landing pages dan click-through landing pages tentu form yang disajikan juga akan berbeda.

Pada lead generation landing pages formulirnya akan berupa form nama dan email saja, karena tujuan utamanya adalah untuk mengumpulkan lead yang nantinya bisa menawarkan promo atau program menarik lainnya. Sedangkan pada click-through landing pages formulirnya akan berbentuk daftar produk atau yang dibeli.

Intinya adalah formulir ini merupakan goal utama dari dibuatnya landing page. Sehingga jangan sampai terlewatkan untuk menempatkan form ini di awal ataupun di akhir dari sebuah landing page.

Sekian dari ulasan mengenai cara membuat landing page. Mungkin masih kurang banyak hal lagi yang bisa anda tambahkan untuk melengkapi ataupun memperbaiki tentang cara membuat landing page namun penjelasan diatas sudah cukup untuk anda terapkan.

Leave a Comment