Unsur-unsur Iklan dalam Membuat Iklan

Iklan menjadi sangat diperlukan dalam suatu bisnis. Semakin majunya media yang digunakan untuk menayangkan iklan maka kreatifitas dalam pembuatan konten iklan menjadi sangat beragam. Banyak sekali iklan yang bersifat parodi, menjadikan penasaran atau bahkan bersifat profokatif yang di tayangkan. Namun setidaknya pembuat iklan tidak melupakan unsur-unsur iklan ketika membuat konten iklan, meskipun iklan dirasa tidak masuk akal.

Penggunaan iklan dengan gaya yang profokatif dan model iklan lainnya merupakan sebagai pancingan agar banyak audiens yang penasaran sehingga mereka akan tertarik melihat iklan secara utuh. Memang seperti itulah metode untuk menarik audiens agar datang, meskipun profokatif apalagi di persaingan online marketing yang konten iklannya bertebaran. Hanya saja iklan tidak boleh menyinggung pihak lain atau bermuatan SARA.

Unsur-unsur Iklan

Unsur-unsur Iklan
Membuat iklan baik digital maupun iklan konvensional harus memperhatikan unsur-unsur iklan. Sumber Unsplash

Sebenarnya kekuatan iklan adalah ada pada bagaimana konsep ikaln tersebut dibuat dengan sekreatif mungkin. Meskipun tidak menggunakan gaya profokatif, iklan yang terlihat unik akan menarik perhatian audiens. Keunikan iklan tersebut bisa dengan memadukan seluruh unsur-unsur iklan dengan benar. Inilah unsur-unsur iklan yang di maksud :

1. Judul

Judul atau headline adalah bagian iklan yang paling banyak dibaca karena berukuran paling besar diantara tulisan lainnya. Judul akan memperkenalkan produk secara singkat atau membuat pernyataan atau pertanyaan yang memancing. Judul seperti membuat pertanyaan atau pernyataan berfungsi untuk menarik perhatian pembaca dan menciptakan rasa ingin tahu sehingga audiens melihat lebih jauh.

Judul langsung memberikan informasi secara langsung bagaiana produk yang ditawarkan akan memberikan manfaat kepada pembaca. Pembaca sering kali tertarik dengan apa yang baru dalam produk sehingga penggunaan kata ‘baru’ atau ‘lebih baik’ menjadi sering digunakan.

Terkadang manfaat atau kegunaan suatu produk tidak di tampilkan pada judul, iklan lebih ke mengajukan pertanyaan atau membuat pernyataan provokatif. Dalam hal ini judul memang di set untuk menciptakan banyak rasa ingin tahu tentang produk. Di headline, pembaca diimbau untuk membeli produk dengan menjanjikan imbalan. Misalnya, ‘beli satu, gratis satu’ atau ‘beli dengan harga setengah’.

2. Sub-Judul

Sub-judul tidak selalu digunakan dalam iklan. Namun, bila penyampaian dari informasi judul dirasa terlalu banyak, maka bisa menggunakan tambaha sub-judul. Judul dan sub-judul kombinasi keduanya dapat berisi pesan yang lebih panjang.

3. Slogan

Salah satu unsur-unsur iklan yang tidak boleh ditinggalkan adalah slogan. Slogan biasanya menjelaskan manfaat yang diperoleh dari produk atau salah satu atribut terpenting produk yang dijual. Istilah slogan berasal dari kata Gaelic sluagh gairm, yang berarti seruan perang.

Slogan biasanya terdiri dari satu frasa yang digunakan pengiklan untuk menyampaikan ide penting, yang mungkin akan mengarahkan pembaca atau audiens untuk mengingat dan berpikir secara positif tentang produk. Kalimat dari slogan umumnya ada dua tipe, yakni slogan yang menekankan produk atau slogan yang berupa penekanan tindakan yang harus diambil.

Unsur-unsur Iklan
Seperti pada website yang membutuhkan UI, iklan juga perlu tata letak yang bagus. Sumber Unsplash

4. Teks Isi

Teks isi berjumlah lebih banyak kalimat daripada judul atau sub judul. Isi menguraikannya dan memberikan bukti pendukung tentang manfaat produk yang ditawarkan. Saat judul iklan berupa pertanyaan pertanyaan, maka subjudul menjawabnya dan isi akan menjelaskan lebih detail. Banyaknya detail dalam sebuah iklan harus cukup untuk menjawab pertanyaan yang muncul di benak seorang calon pembeli.

Jika konsumen membutuhkan lebih banyak detail atau informasi, maka mereka dapat diminta mengakses website resmi penjual, mendapatkan booklet informasi di agen atau dapat diundang untuk datang ke dealer untuk informasi lebih lanjut.

5. Gambar visual

Gambar visual menjadi hal yang paling penting untuk meggambarkan apakah iklan tersebut memiliki kualitas desain bagus atau tidak. Terutama untuk iklan banner ukuran jumbo, gambar harus dibuat menarik. Visualisasi berarti berpikir dalam bentuk visual atau gambar. Dan seseorang tidak perlu menjadi seniman atau pelukis untuk dapat memvisualisasikan karena yang dibutuhkan hanyalah berpikir.

Visual atau gambar membantu orang memproyeksikan diri ke waktu, tempat, atau situasi lain. Gambar menarik siapa saja yang melihatnya. Juga gambar mengkomunikasikan ide dengan cepat dan mudah dan juga kesalahpahaman komunikasi menjadi kecil.

Fungsi lain dari gambar visual adalah mampu mengidentifikasi produk, membangkitkan minat, menciptakan kesan yang baik dari produk atau pengiklan, memperjelas klaim yang dibuat dalam tulisan, dan juga menekankan fitur unik produk.

Jasa admin sosial media

6. Tata Letak

Tata letak merupakan tampilan total iklan, desain, dan juga komposisi berbagai elemen. Sebuah tata letak iklan dimulai dengan selembar kosong yang kemudian desainer menempatkan teks, gambar visual, dan elemen lainnya di atasnya. Penempatan elemen tata letak iklan ini tidak hanya sekedar dekorasi belaka.

Tata letak yang baik memungkinkan semua elemen visual, judul iklam, subjudul, isi, bagan, peta, logo, batas, dan elemen lainnya dapat berkombinasi dan menggambarkan produk dengan baik. Tata letak yang baik memperhatikan prinsip keseimbangan, proporsi, kesatuan, kontras, harmoni, ritme, dan arah.

7. Brand

Brand atau merek bukan sekedar identitas saja. Namun brand atau merk menjadi satu kesatuan iklan sehingga penempatannya juga harus tepat. Brand mencakup setiap tulisan, warna, simbol, atau kombinasi apa pun yang diadopsi dan digunakan oleh produsen untuk mengidentifikasi barangnya dan membedakannya dengan yang lain.

Merek dagang penting karena dua alasan:

  • Brand yang kuat mampu meningkatkan kredibilitas perusahaan karena pembeli membeli produk hanya setelah melihat nama mereknya. Semakin populer merk maka khalayak umum semakin percaya.
  • Pendaftaran merek dagang memungkinkan tidak terjadi duplikasi. Sehingga identitas anda sebagai bisnis tidak mudah dan bahkan dilarang untuk dijiplak dengan bentuk atau model yang sama dalam hal penggunaan logo.
Unsur-unsur Iklan
Iklan layanan masyarakat dari Unicef. Sumber Unsplash

Itulah beberapa ulasan mengenai unsur-unsur iklan yang harus anda perhatikan ketika membuat suatu iklan. Dengan menggunakan iklan yang unik, diharapkan banyak audiens yang akan melihat iklan anda, dengan demikian tentu akan ada konversi yang tinggi jika dilakukan follow up dengan benar. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel kami lainnya tentang email marketing, terima kasih.

Leave a Comment