Mengulas Tentang UX Website

Google selalu memperbaiki diri bertujuan untuk menemukan hasil terbaik setiap kueri pencarian yang dibuat oleh pengguna. Google melakukannya dengan sangat baik, itulah sebabnya mereka adalah mesin pencari atau biasa disebut search engina terbesar di dunia diantara beberapa jenis search engine lainnya. Dan salah satu hal yang mempengaruhi keputusan Google untuk memilih situs anda adalah UX website anda yang ada kaitannya dengan SEO yang anda jalankan.

Situs berkualitas rendah cenderung tidak mendapat peringkat. Dan Google semakin baik dalam menentukan kualitas situs. Jika situs web anda terlihat tidak dapat dipercaya, ketinggalan zaman, amatir, atau lambat dimuat, calon pengguna kemungkinan besar akan kembali ke halaman hasil mesin pencari (SERP) dan membuka list hasill lainnya.

Jika hal tersebut terjadi maka sesungguhnya anda telah kehilangan peluang untuk di kunjungi pengguna, artinya anda akan kehilangan konversi pada kesempapatan tersebut. Pengguna yang hanya membuka web anda dalam sekejap dan menutupnya hal itu seolah-olah mereka terpental dari website anda.

UX Website
WordPress merupakan CMS yang mudah dalam pengelolaan UX. Sumber Unsplash

Rasio Pentalan pada SEO

Jika pengguna menghabiskan lebih banyak waktu di situs anda, maka kemungkinan situs yang mereka buka sangat berguna bagi siapa yang membukanya. Dan karena Google hanya ingin memberikan hasil terbaik kepada penggunanya, maka hal itu akan mendorong pemilik situs terlibat aktif dalam memperbaiki situsnya agar menjadi terlihat berguna.

Sebuah  “bouncing” atau pentalan terjadi ketika pengguna mendarat di halaman anda namun kemudian menutup situs anda tanpa interaksi lainnya. Waktu yang dihabiskan di halaman mungkin hanya sebentar dan pengguna telah melakukan satu interaksi di situs anda dengan mengunjungi halaman yang ia buka, dan  hanya  halaman itu tidak membuka halaman lainnya.

Namun yang perlu di garis bawahi adalah rasio pentalan yang tinggi tidak selalu merupakan hal yang buruk. Mungin itulah yang menjadi alasan mengapa rasio pentalan belum dinyatakan sebagai bagian resmi dari algoritme Google. Artinya tidak ada kaitannya antara rasio pentalan dengan algoritma google.

Dalam suatu kasus misalnya pengguna membuka situs anda untuk mencari jawaban atas pertanyaan tertentu dan kemudian mereka keluar dari situs anda karena mereka mendapatkan jawaban segera dari situs anda, bagi pengguna itu hal yang baik. Dan apa yang baik untuk pengguna, juga tentu saja baik menurut Google.

Meningkatkan Pengalaman Pengguna (UX website)

UX Website
Desain website yang user friendly mempengaruhi rasio pentalan. Sumber Unsplash

Meskipun rasio pentalan di klaim tidak masuk dalam faktor algoritma, namun bisa dipahami rasio pentalan merupakan tolok ukur keberhasilan UX pada website. Jadi bagaimana anda dapat meningkatkan pengalaman pengguna (UX) yang dialami pengunjung dengan situs web anda?

Berikut adalah beberapa teknik peningkatan SEO yang dapat anda gunakan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan meningkatkan konten anda yang ada di mesin pencari:

1. Postingan Mudah Dibaca

Konten yang mudah dibaca menjadikan pengunjung senang untuk mampir ke website anda. Namun mudah di baca bukan hanya satu cara memperbaiki UX anda. Ada banyak faktor lainnya.

Tulis konten berkualitas

Memformat artikel agar memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi itu penting, tapi begitu pula ide-ide hebat, penyampaian yang menarik, serta tata bahasa dan ejaan yang bebas kesalahan dari sebuah artikel. Karna itu konten artikel yang berkualitas dengan cara penulisan yag benar perlu di perhatikan.

Paragraf pendek

Jangan membuat paragraf terlalu panjang, batasi setiap paragraf menjadi 3-4 kalimat. Anda bahkan dapat menggunakan paragraf satu kalimat jika perlu, tetapi gunakan dengan hemat. Paragraf adalah sekelompok kalimat terkait yang mendukung satu ide utama, jadi jika anda membagi satu paragraf, ide anda bisa menjadi terfragmentasi dan poin anda hilang. Paragraf yang pendek juga bermanfaat untuk tampilan mobile friendly.

Panjang kalimat

Panjang kalimat juga sangat berpengaruh dalam kenyamanan ketika membaca. Membaca kalimat yang terlalu panjang tentu akan terasa tidaknyaman. Namun menyusun paragraf dengan kalimat yang pendek-pendek juga akan terlihat sangat aneh.

Sub-header

Tahukah anda bahwa rata-rata orang hanya menghabiskan 37 detik untuk membaca konten online? Anda dapat meningkatkan waktu tersebut secara signifikan dengan memasukkan subheader yang membantu pembaca memindai konten dan dengan cepat mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang artikel tersebut. Namun pastikan tajuk dari artikel anda benar-benar informatif.

Poin-poin penting

Ketika anda memiliki banyak data – statistik, fakta, ide, contoh dan lain sebagainya yang dikemas dalam satu paragraf, akan lebih mudah untuk dibaca ketika anda mencantumkannya dengan poin-poin. Aturan umumnya adalah jika anda membuat daftar tiga item atau lebih, gunakan poin-poin bullet.

Spasi putih

Terlalu banyak teks dapat membuat pengunjung kewalahan dan kemungkinan akan meningkatkan rasio pentalan website anda. Cegah hal ini dengan memecah potongan besar teks dengan media pendukung yang relevan, termasuk foto, video, dan grafik.

Gambar

Sebagian besar artikel harus memiliki beberapa gambar atau tangkapan layar untuk mengilustrasikan poin, angka, atau langkah yang anda diskusikan. Semakin kompleks idenya, semakin banyak gambar yang harus anda sertakan.

2. Gunakan Bucket Brigades

Sekumpulan orang yang memberikan ember air dari orang ke orang lain untuk memadamkan api akan membentuk suatu rantai aliran. Teknik copywriting yang dirancang untuk menangkap dan menjaga minat pembaca bisa dengan teknik seperti itu.

Bagaimana mengaplikasikan rantai orang yang memadamkan api menjadi taktik copywriting?

Secara tertulis, brigade ember adalah rangkaian kata yang menjembatani satu ide ke ide berikutnya untuk menjaga arus ide. Dan saat anda mengikuti arus, anda menjaga minat pembaca anda. Seringkali frase penghubung diikuti oleh titik dua.

3. Gunakan Gaya Penulisan Piramida Terbalik

Piramida terbalik dikenal pada penulisan di bidang jurnalsime. Metode ini memberikan informasi paling berharga di bagian atas artikel, kemudian disusul dengan informasi yang kurang penting muncul di bagian bawah artikel. Pembaca yang memindai artikel jarang mencapai bagian bawah halaman, jadi sebaiknya anda memberikan apa yang mereka inginkan segera setelah mereka tiba yakni memberikan informasi penting di bagian atas.

4. Tingkatkan Pengalaman Pengguna (UX) Halaman Web

Hal ini lebih pada desain halaman website anda baik UI atau UX. Anda perlu membuat halaman yang nyaman dan memudahkan pengguna untuk melakukan navigasi. Rasio pentalan tinggi dihasilkan dari pengalaman penggunaan yang buruk. Sayangnya, sulit untuk menentukan masalah UX karena dapat sangat bervariasi antara situs satu dengan yang lain.

Namun yang menjadi tolok ukur adalah ketika website anda mudah untuk melakukan navigasi, keterbacaan yang cukup jelas, tombol penting seperti CTA yang mudah ditemukan dengan segera dan faktor lain bisa menjadi dasar desain web yang bagus.

5. Meningkatkan Kecepatan Situs Web

Satu dekade yang lalu, Google menyadari bahwa elemen kinerja seperti kecepatan situs sangat penting bagi pengguna, dan dengan demikian menambahkannya sebagai faktor peringkat. Kecepatan situs sekarang dapat membuat situs anda meraih posisi SERP atau malah tersingkir.

Sejumlah alat SEO untuk membantu meningkatkan kecepatan situs di bawah ini mungkin bisa membantu anda :

  • PageSpeed ​​Insights  untuk membantu pengembang meningkatkan kinerja situs
  • Proyek Accelerated Mobile Pages  untuk meningkatkan kecepatan di situs seluler
  • Uji Situs Saya  untuk membantu mengukur seberapa responsif (atau mobile-friendly) sebuah situs, yang menyertakan kecepatan sebagai parameternya

Meningkatkan kecepatan halaman bisa di lakukan dengan merombak struktur website anda atau anda bisa meningkatkan layanan yang anda pakai. Satu survei menemukan bahwa hampir 70% konsumen mengatakan bahwa kecepatan halaman memengaruhi seberapa besar keinginan mereka untuk membeli dari situs web.

UX Website
Kecepatan situs merupakan hal penting dalam SEO. Sumber Unsplash

Kecepatan situs yang terlalu rendah membuat anda kehilangan banyak pendapatan karena pembeli mengalami masalah kinerja di situs anda. Berikut adalah beberapa cara yang dapat meningkatkan kecepatan halaman untuk peringkat yang lebih baik dan lebih banyak konversi:

  • Minimalkan kode yang tidak perlu
  • Tunda pemuatan JavaScript
  • Kurangi waktu respons server
  • Pilih opsi hosting yang tepat atau bila perlu migrasi hosting
  • Aktifkan cache browser
  • Aktifkan kompresi
  • Kompres gambar untuk mengurangi ukuran halaman 30-40%

Penutup

Itulah beberapa tips untuk meningkatkan UX website anda. Dengan memiliki situs website yang benar-benar prima diharapkan anda aakan memperoleh konversi yang lebih besar. Segera cek kondisi situs website anda, apakah situs anda hanya sekedar jalan atau memang sudah memenuhi standar UX website yang baik. Kami bisa membantu jika ada kesulitan.

Leave a Comment