PropTech; Dari Definisi Hingga Contoh Startup

Proptech merupakan singkatan untuk property technology. Ia merupakan perkembangan dari bisnis properti dengan kemasan modern dan efisien. Beberapa startup juga mulai menyediakan listing properti.

Nama besar yang mungkin Anda kenal adalah IKEA yang sukses dengan bisnis properti dan furniture rumah berskala dunia, dan Mamikos sebagai layanan sewa kos dan sejenisnya yang masyhur di telinga mahasiswa.

Perkembangan proptech juga dibarengi dengan munculnya ide-ide baru seperti smart city, internet of things, atau smart home. Apalagi dengan munculnya metaverse yang digadang-gadang menjadi masa depan internet. Tentu saja ini mempengaruhi berjalannya bisnis.

Proptech secara sederhana merupakan integrasi antara industri properti dengan teknologi. Banyak perkara kini diintegrasikan dengan teknologi. Bisnis pun serupa, maka para pebisnis properti menciptakan property technology.

Dalam proptech, ada dua segmen yang membagi model transaksi, yakni commercial proptech dan residential proptech.

Commercial proptech berarti kegiatan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain seperti terjadinya investasi properti, pengoperasian gedung, atau pemasaran properti.

Sedangkan residential proptech berarti proses jual-beli antara individu dengan perusahaan properti. Misal ketika Anda hendak menyewa apartemen, mencari rumah, atau membayar sewa.

Benefit PropTech

Kapan pertama kali istilah proptech dikenalkan masih belum diketahui. Namun sejak tahun 2012, mulai banyak perusahaan properti yang mengintegrasikan bisnisnya dengan teknologi.

Faktanya memang startup properti menghasilkan keuntungan yang luarbiasa. Pada tahun 2012, 72 startup real estate mampu menghasilkan 221 juta dola AS atau senilai 3,1 triliun rupiah dalam bentuk modal ventura.

Pada tahun yang sama, muncullah Compass Properties sebagai toko online tempat jual beli real estate residensial dan komersial yang kemudian hari dikenal sebagai startup proptech unicorn pertama di dunia.

Perkembangan selanjutnya, proptech semakin menjamur tidak terkecuali di Indonesia. Sebenarnya, disamping laba luarbiasa yang ditawarkaan, terdapat banyak kelebihan yang akan didapatkan pembeli maupun penjual dengan adanya proptech ini.

1. Transaksi Lebih Efisien dan Aman

proptech, definisi dan contoh startup
proptech membuat bisnis properti jadi efisien. Sumber : Istockphoto.com

Dengan memanfaatkan teknologi, pembayaran yang terjadi akan lebih efisien dan aman. Dulu ketika bisnis properti dijalankan secara tradisional, segala bentuk transaksi terjadi secara fisik.

2. Proptech Memudahkan Pencarian Properti

Pencarian properti dulu terasa begitu repot karena harus mencari makelar atau agen terlebih dahulu jika tidak mengenal penjual properti secara langsung. Kini, dengan adanya property technology, pencarian properti menjadi gampang dan ringkas.

Semua pihak diuntungkan, tentu saja ini akan memberikan rasa keamanan bagi pembeli. Ia tidak akan khawatir lagi dengan adanya kemungkinan penipuan.

Bagi pebisnis, ia juga diuntungkan karena bisnisnya makin banyak dikenal orang. Pemasaran pun jadi gampang. Tinggal memanfaatkan startup yang siap mengiklankan secara online properti mereka kepada masyarakat.

Beberapa Startup PropTech di Indonesia

Sebenarnya beberapa negara memiliki istilah lain untuk menyebutkan kata proptech. Di USA, mereka lebih senang menggunakan istilah real estate technology (RETech) atau commercial real estate and technology (CRETech).

Meski tidak begitu pesat bila dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya, Indonesia juga terus menunjukkan perkembangan proptech. Startup penyedia listing properti mulai banyak bermunculan.

Pergerakannya selalu diantara website atau aplikasi. Dan ini adalah beberapa proptech yang aktif di Indonesia :

1. Startup PropTech Mamikos

Mamikos jadi salah satu proptech sukses di Indonesia
Mamikos jadi salah satu proptech sukses di Indonesia. Sumber : ig/@mamikosapp

Mamikos akan memasuki tahun ketujuhnya pada November 2022 nanti. Dengan umur yang tergolong muda ini, Mamikos dengan luarbiasa mampu mengungguli proptech lain dengan traffic 10 kali lipat.

Ia juga menjadi platform yang terkoneksi dengan lebih dari 5 juta penyewa kos tiap bulannya. Mamikos memang terkenal sebagai tempat pencarian kos untuk mahasiswa. Informasinya sangat detail.

Anda juga bisa melakukan pencarian toko furniture terdekat menggunakan platform ini. Cukup ketik kata kunci : kasur busa Jogja, maka keterangan toko terdekat yang menjual kasur busa di Jogja akan muncul.

2. 99.co

99.co merupakan mesin pencari properti yang sudah bekerjasama dengan ribuan agen properti di Indonesia. Ia merupakan ritel yang lahir di Singapura dan mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2015.

99.co. Definisi real estate yang sukses
99.co. Definisi real estate yang sukses. Sumber : ig/@99.co

99.co membutuhkan waktu yang terbilang lama untuk muali bergerak menjadi startup proptech. Mereka melakukan survey pasar bertahun-tahun. Dan kini, Anda sudah bisa menikmati layanan mereka.

Salah satu hasil survey 99.co yang berhasil mendorong penjualan properti adalah adanya program loyalitas untuk agen properti, yakni bonus tunai dan “poin” untuk agen yang bisa membuat transaksi perdana di 99.co.

Poin yang terkumpul bisa agen gunakan untuk membeli merchant dan sejenisnya. Perkembangan 99.co sebagai startup proptech sangat luarbiasa. Pada tahun 2019, 99.co menggaet dua proptech lain untuk dikelola dalam satu payung yang sama.

Ambisi ini tentu saja dilakukan 99.co untuk memenangkan pasar properti internasional.

3. Travelio

Anda bisa dapatkan layanan travelio memalui app atau wesbite
Anda bisa dapatkan layanan travelio memalui app atau wesbite. Sumber : ig/@travelioid

Travelio merupakan layanan internet penyewaan tempat tinggal rumah dan apartemen. Kini Travelio telah menjangkau kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Berpergian kemanapun jadi tenang karena tidak perlu pusing memikirkan tempat menginap. Cukup booking penginapan lewat Travelio saja.

Anda akan menemukan banyak hasil pencarian dengan kualitas dari yang berlantai mewah dengan merek marmer mahal hingga yang ekonomis nan nyaman.

Perkembangan startup satu ini terbilang bagus, terbukti pada tahun 2019 kemarin, mereka mendapat suntikan modal sebesar 253,6 miliar rupiah dari 2 investor yang terlibat dalam investasi Travelio, Samsung Venture Investment Corporation dan Pavilion Capital.

4. Rumahdijual (Rumah.com)

Rumah.com menjadi layanan online yang ideal bagi pencarian properti. Skala properti pada rumah.com juga sudah luas. Tidak hanya tempat tinggal seperti apartemen, rumah, atau kos, Anda juga bisa mencari bangunan komersial maupun bangunan industri.

Kini rumah.com telah diakuisisi oleh grup Propertyguru asal Singapura, dan menjadi proptech kedelapan yang bergabung setelah proptech lain dari banyak negara di Asia Tenggara.

5. Rumah123.com

Sama seperti proptech lainnya, Rumah123.com melayani pencarian dan transaksi properti di Indonesia. Anda sudah bisa menggunakannya di kota-kota besar dan beberapa daerah lainnya.

Sebenarnya Rumah123.com bukan berasal dari Indonesia, ia merupakan anak dari perusahaan real estate besar Australia, REA Group. Namun rumah123.com sudah melebur dengan Indonesia. Mereka sudah membangun kantor fisiknya dibeberapa daerah.

Itulah definisi proptech, penjelasan ringkasnya beserta contoh startup di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat. Silahkan kunjungi website kami untuk informasi menarik lainnya.[]

Tinggalkan komentar