Inilah Arti Cyber Crime dan Beberapa Contoh Jenis-Jenisnya

Arti Cyber Crime
Arti Cyber Crime, src: bitlyft.com

Kejahatan akan selalu ada untuk melawan kebaikan. Tidak perduli pada tahun berapa dan tempatnya dimana pasti akan selalu ada dan kita patut untuk selalu berhati-hati. Tidak terkecuali juga pada jaman sekarang yang penuh dengan perkembangan teknologi informasi tetap ada kejahatan yang menyertainya, dan disebut sebagau cyber crime. Apa arti cyber crime? Yuk simak ulasan kami.

Meskipun ketika kita sedang berselancar di dunia maya akan tetap ada kejahatan yang menghantui kita. Tentu kalian juga tidak asing dengan istilah cyber crime ini bukan? Karena sudah banyak yang mengalaminya tidak perduli dari daerah mana dan kapan waktunya.

Uraian ini sedikit menyambung dari artikel sebelumya yang mengulas tentang dampak negatif sosial media. Namun untuk cyber crime ini akan lebih banyak dan lebih bahaya dampaknya dibandingkan dengan sosial media.

Arti Cyber Crime

Arti cyber crime bisa dilihat dari katanya yang diartikan menjadi bahasa indonesia yaitu kejahatan dunia maya. Jadi segala kejahatan yang dilakukan di dunia internet disebut dengan cyber crime.

Dengan memanfaatkan kemudahan share data di internet ternyata tetap saja ada orang yang melakukan kejahatan. Meskipun motif cyber crime sendiri bisa jadi berbeda-beda. Ada yang motifnya cuma iseng dan ada yang motifnya merugikan seseorang atau perusahaan.

Cyber crime ini muncul pertama kali di tahun 1988. Pada saat itu cyber crime membuat 10% komputer yang terhubung dengan internet menjadi mati total yang disebabkan oleh virus. Seperti kejadian beberapa tahun kemarin ada virus bernama Ransomeware yang menyerang banyak komputer di dunia.

Jenis-Jenis Cyber Crime

Berikut akan kami berikan contoh dari jenis-jenis cyber crime yang sering terjadi.

Pencurian Data

Pencurian data merupakan tindakan ilegal yang mencuri data dari sistem komputer korban baik dari individu maupun perusahaan. Nantinya data yang ia dapatkan akan dijual kepada pihak lain yang akan membayarnya. Contoh nyata nya adalah apa yang dialami oleh tokopedia yang datanya berhasil dicuri.

Tindakan ini tentu akan menjatuhkan kepercayaan pengguna maupun kepercayaan yang memberikan modal perusahaan. Karena dengan disebarkannya data perusahaan maka tingkat keamanan dari sistem yang dibuat itu lemah. Dan pengguna akan berkurang karena takut datanya yang ada pada sistem tersebut bisa disalah gunakan.

Jadi pencurian data memang tidak secara langsung merugikan finansial pemilik website atau sistem. Karena hanya datanya yang diambil, namun akan sangat berpengaruh pada pengguna atau pemilik modal pada sistem tersebut.

Arti Cyber Crime
Hacking & Cracking, src: eccouncil.org

Hacking & Cracking

Hacking dan Cracking merupakan aktivitas untuk menerobos atau mencari celah keamanan pada suatu sistem komputer. Namun ada perbedaan antara hacking dan cracking.

Hacking memang menerobos atau mencari celah keamanan dari sistem, namun ketika berhasil menemukan celah kemanan ia akan memberi tahu kepada pemilik sistem untuk diperbaiki. Biasanya perusahaan akan memberikan imbalan atau si hacker sendiri yang meminta imbalan atas usahanya.

Berbeda dengan Cracking, tindakannya memang menerobos kemanan website, namun ketika sudah berhasil mereka akan mengambil data yang ada untuk kepentingan sendiri dan merusak sistem nya.

Carding

Dari namanya kita bisa tahu bahwa cyber crime di poin ini akan berhubungan dengan kartu. Dan kartu yang dimaksud disini adalah kartu kredit dan kartu atm yang memiliki kemungkinan untuk diambil keuntungannya.

Pelaku tindakan ini akan mencarin informasi tentang kartu kedit ataupun kartu atm anda. Kemudian setelah mendapatkan datanya, ia akan membuat duplikatnya dan menggunakannya untuk kepentingan sendiri.

Di waktu sekarang ini nyatanya masih banyak pelaku-pelaku carding, jadi bagi anda yang memiliki kartu kredit ataupun karti atm untuk berhati-hati dan selalu waspada saat akan menggunakannya.

Arti Cyber Crime
Contoh Defacing, src: indoworx.com

Defacing

Defacing merupakan tindakan mengubah tampilan utama dari sebuah website tampa persetujuan pemiliknya. Contohnya seperti mengubah halaman utama dari website KPU yang pernah terjadi di beberapa waktu yang lalu. Selain mengubah tampilan utama, defacing juga bisa mengalihkan ke website lain atau dengan kata lain redirect.

Cyber crime di poin ini akan berdapak sangat serius kepada website yang digunakan untuk bisnis. Contohnya seperti toko online, penjualan tiket, dan masih banyak lagi contohnya.

Baca juga : SSL Gratis untuk Mengamankan Website Anda.

Share Konten Ilegal

Konten yang tersebar di internet ada banyak jenisnya, ada yang bisa diakses dengan gratis atau yang perlu membayar terlebih dahulu, ada yang boleh disebarkan secara umum ada yang tidak disebarkan secara umum.

Namun karena bebasnya konten yang bisa dibagikan di internet, maka banyak konten yang seharusnya tidak diperbolehkan disebarkan malah tersebar. Contohnya adalah konten pornografi yang bisa merusak pikiran orang dan jual beli senjata secara ilegal yang tidak memiliki ijin.

Hal-hal seperti ini yang perlu ita waspadai, karena dari sisi internet belum bisa menyaring konten yang aman untuk di sebarluaskan.

Cyber Terorism

Seperti namanya cyber terorism merupakan tindakan kejahatan yang melakukan teror. Teror ini bisa ditujukan kepada seseorang, sekelompok orang atau bahkan sampai pada level negara. Aktivitas cyber terorism ini akan mengancam untuk melakukan perusakan fasilitas-fasilitas atau bahkan mengancam keselamatan jiwa.

Malware

Diatas sudah sempat kami singgung tentang malware yang bisa menyebabkan komputer mati total. Malware merupakan software yang digunakan untuk menyusup ke komputer korban yang nantinya akan diambil datanya atau bahkan bisa membuat komputer menjadi mati total.

Biasanya malware akan masuk ke komputer korban melalui email yang subernya tidak anda kenali atau dari file yang ikut terunduh dari internet. Tak jarang juga malware masuk melalui flasdisk yang sudah tejangkit malware.

Leave a Comment